Sedikit pengalaman dari penulis jauh sebelum mengenal musik indie korea. Ada 2 faktor penting yang telah membawa saya ke dunia musik indie korea, yaitu Musik Kpop dan Drama/ Movie -nya. Sebelum mengenal indie scene korea, saya penggemar musik kpop juga (baik yang pop klasik ataupun pop modern) yang kita kenal dengan demam Hallyu Kpop). Menurut saya Kpop banyak juga yang memang bertalenta & punya skill bener-bener, walaupun ada yang hanya mengandalkan penampilan fisik & "face". But, it's ok for me. Karena banyak yg non-Kpop Lovers yang mengatakan dengan kesimpulan penyanyi kpop itu cuma modal tampang doang, terutama boyband & girlband nya. Padahal tidak semua lho, banyak juga secara personalmya punya skill bernyanyi selain dari dance. Kalo saya lebih prefer ke penyanyi Kpop yang "lebih ke skill nyanyi" -nya baik solo atau group (seperti Sung shi-kyung, ZiA, Wax, park ki-young, Navi, Gavy NJ, As One, Davichi, SeeYa, dkk).
Sekitar 3 - 4 tahun belakangan lalu, saya mulai tertarik dengan musik-musik indie dari negeri ginseng Korea. Awalnya sih waktu itu saya nonton sebuah drama korea yang judulnya "Spring Waltz", ada lagu (main song -nya) OS nya yang enak, agak-agak sellow-mellow membahana gitu. Nah, saya cari-cari ternyata Om Gugel mempertemukan saya dengan group band Pop-Rock "Loveholic". (sudah takdir sepertinya itu.. haha). Ternyata band itu udah lama juga eksis sekitar tahun 2003-an dan salah satu band yang hampir selalu ngisi OST drama & movie di korea sana. Singkat cerita, saya mengoleksi lagu-lagunya mereka lengkap dan menjadi fans sampai sekarang (walaupun vokalis utama nya "Ji-sun" sudah keluar). Saya gak nyadar bahwa sebenrnya Loveholic itu adalah band indie, kenapa? karena saya mengira mereka itu group band yang berada di jalur mainstream.
Nah, dari sinilah benang merahnya saya mulai mengenal dan mencari-cari band indie lainnya. Kemudian ketemu lah dengan band yang mengusung genre Electro-pop Longue "CASKER". Dan sekali lagi saya sangat suka lagunya dan nge-fans juga akhirnya sampai koleksi semua albumnya. Lagu CASKER dikenal dengan musiknya yg adem, easy-listening dan suara vokalisnya itu lho (Yu-jin sshi, neaomu johayo. lol.). Dan akhirnya sampai juga ke dunia yang penuh dengan musisi-musisi indie lainnya. Kalimat pertama yang saya ucapkan setelah mendengar lagu-lagu mereka adalah "Wow, baru tau saya ada musik pop yg nge-flow, freedom dan easy-listening". Ternyata ada sesuatu melodi dan harmonisasi yang indah terhalang oleh bukit dan gunung "Kpop Mainstream". Berasa nemu surga musik saya pas masuk ke dunia Per-indie-an korea dan fans musik indie ternyata dari segala penjuru dunia. Terakhir kali sekitar beberapa tahun yang lalu, saya gabung group facebook khusus penggemar musik K-Indie, ternyata saya tidak sendiri dari Indonesia yang menyukai lagu dari musisi indie korea.
Pesan dari penulis kepada pembaca, cobalah sekali dengarkan musik-musik mereka disaat mulai agak jenuh dengan musik mainstream (terutama yg penyuka dunia per-korea-an). ^_^
Terima kasih bagi yang udah mampir kesini dan jangan lupa tinggalin komen ya..
Salam kenal semuanya.

EmoticonEmoticon